CARA MENGOBATI KENCING KELUAR CAIRAN SEPERTI NANAH

Keluarnya cairan kuning, kehijauan, putih atau bening dari kelamin pria selain air urin dan sperma merupakan indikasi penyakit Gonore atau Kencing Nanah pada pria. Perlu kita ketahui bahwa cairan vagina yang normal yaitu tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak disertai rasa gatal maupun nyeri. Keluarnya cairan vagina yang berbau dapat disebabkan penyakit Gonore atau Kencing Nanah.Kencing nanah atau gonore ialah jenis penyakit menular seksual yang paling umum diakibatkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Penyakit ini umum terjadi pada pria maupun wanita dengan ditemukan bakteri gonococcus pada cairan penis dan vagina yang terinfeksi. Penyakit gonore merupakan penyakit yang banyak terjadi pada saat berhubungan seksual. Gonore sering menular melalui hubungan seks, seperti seks oral dan anal. Banyak sekali risiko dari penyakit ini, misalnya pada seseorang yang menyukai berganti-ganti pasangan seksual dan tidak menggunakan alat bantu kondom serta yang memiliki riwayat seksual lainnya.

Gonore adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Ini adalah Penyakit Menular Seksual (PMS). Gejala gonore dan infeksi yang berbeda pada pria dan wanita, karena mereka mempengaruhi saluran reproduksi. Gonore juga dapat mempengaruhi mulut, tenggorokan, mata, anus dan uretra (saluran kencing) pada laki-laki dan perempuan. Gejala gonorrhea terlihat lebih sering pada pria dibandingkan pada wanita.

Informasi Penyakit Kelamin Gonore / Kencing Nanah_Salah satu penyebab terjangkitnya penyakit gonore ialah, disebabkan karena jenis bakteri. Bakteri dapat hidup dan berkembang biak di tubuh yang lembab. Secara umum bakteri ini dapat ditemukan di rongga mulut, kerongkongan, mata, anus, dan saluran keluarnya air kencing. Namun, pada wanita bakteri dapat menyarang pada mulut rahim (serviks), rahim (uterus) dan tuba fallopi. Wanita pada saat hamil yang terinfeksi penyakit gonore bisa melahirkan bayi dengan premature dan memiliki kebutaan secara permanen. Pada penularan ini terjadi pada saat dilahirkan, karena itu bayi keluar melewati jalan dari reproduksi wanita yang kontak langsung dengan bakteri.

pada pria dibandingkan pada wanita.
Informasi Penyakit Kelamin Gonore / Kencing Nanah_Salah satu penyebab terjangkitnya penyakit gonore ialah, disebabkan karena jenis bakteri. Bakteri dapat hidup dan berkembang biak di tubuh yang lembab. Secara umum bakteri ini dapat ditemukan di rongga mulut, kerongkongan, mata, anus, dan saluran keluarnya air kencing. Namun, pada wanita bakteri dapat menyarang pada mulut rahim (serviks), rahim (uterus) dan tuba fallopi. Wanita pada saat hamil yang terinfeksi penyakit gonore bisa melahirkan bayi dengan premature dan memiliki kebutaan secara permanen. Pada penularan ini terjadi pada saat dilahirkan, karena itu bayi keluar melewati jalan dari reproduksi wanita yang kontak langsung dengan bakteri.
Jarang sekali orang yang terinfeksi akan mengalami gejala, akan tetapi apabila gejala itu muncul, biasanya mencapai sekitar 2 sampai 10 hari setelah terkena bakteri. Selain itu, ada juga seseorang yang mencapai 30 hari. Gejala yang di rasakan oleh pria dan wanita sangatlah berbeda. Dan inilah beberapa gejala yang ditimbulkan oleh gonore.
TANDA GEJALA GONORE (GO) KENCING NANAH
Walaupun beberapa kasus mungkin asimtomatik, ketika gejala muncul, mereka sering ringan dan biasanya muncul dalam waktu 2-10 hari setelah terpapar. Gejala-gejala meliputi discharge dari penis, vagina, atau dubur dan membakar atau gatal saat buang air kecil. Pada wanita, gonore dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur.
Pada pria, gejala awal gonore biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi. Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra dan beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih serta keluarnya nanah dari penis. Sedangkan pada wanita, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. Penderita seringkali tidak merasakan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit tersebut hanya setelah pasangan hubungan seksualnya tertular. Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina, dan demam. Infeksi dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra, dan rektum serta menyebabkan nyeri pinggul yang dalam ketika berhubungan seksual.
Wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seks melalui anus (anal sex) dapat menderita gonore pada rektumnya. Penderita akan merasakan tidak nyaman di sekitar anusnya dan dari rektumnya keluar cairan. Daerah di sekitar anus tampak merah dan kasar, serta tinjanya terbungkus oleh lendir dan nanah.
Hubungan seksual melalui mulut (oral sex) dengan seorang penderita gonore biasanya akan menyebabkan gonore pada tenggorokan (faringitis gonokokal). Umumnya infeksi tersebut tidak menimbulkan gejala, namun terkadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan untuk menelan.
Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata, maka bisa menyebabkan terjadinya infeksi mata luar (konjungtivitis gonore). Bayi yang baru lahir juga bisa terinfeksi gonore dari ibunya selama proses persalinan sehingga terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan dari matanya keluar nanah. Jika infeksi itu tidak diobati, maka akan menimbulkan kebutaan.
DIAGNOSIS GONORE (GO) KENCING NANAH
Ada beberapa cara untuk menegakkan diagnosis gonore pada seseorang. Pada hampir sebagian besar kasus, dokter akan melakukan pengujian sampel cairan dari vagina atau penis untuk kemudian diperiksa di laboratorium.
Pada wanita, dokter atau perawat biasanya akan menggunakan cotton bud untuk mengambil sampel cairan di vagina atau mulut rahim. Namun, dokter mungkin juga bisa meminta pasien untuk menggunakan tampon guna mengambil sampel cairan tersebut. Prosedur ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun pasien mungkin akan merasa sedikit tidak nyaman. Informasi Penyakit Kelamin Gonore / Kencing Nanah 
Prosedur pada pria sedikit berbeda, di mana dokter mungkin akan memeriksa sampel urine pasien untuk kemudian diperiksa hasilnya di laboratorium. Pemeriksaan urine ini kurang akurat hasilnya pada pasien wanita. Selain itu, dokter mungkin juga akan mengambil sampel cairan yang keluar di ujung penis dengan menggunakan cotton bud
Konsultasi gratis
WhatsApp : 0857-1558-5781
CALL/SMS : 0851-3040-6868
BBM : 7E6C5F4D