Tag Archives: hebral

Pengobatan penyakit sifilis untuk pria

Sebelum terlambat, Kenali Pengobatan penyakit sifilis untuk pria

Kebutuhan seksual memang sangat penting dalam menjaga keseimbangan hidup. Di samping anda bisa memenuhi hasrat ini dengan wajar yaitu dengan perkawinan yang sah, namun semakin perkembangan jaman pelayanan pemenuhan hasrat seksual banyak ditemui di berbagai tempat. Seks bebas sebagai salah satu jalan untuk memenuhi hasrat seksual sangat beresiko tinggi. Tidak aneh para dokter menyarankan baik pria maupun wanita untuk memiliki pasangan satu saja. Berganti-ganti pasangan dalam hubungan seksual adalah kesempatan dimana banyak penyakit berbahaya. Di peringkat pertama adalah HIV AIDS yang bisa menyerang anda tanpa ada obatnya sampai saat ini. Selain virus AIDS ini, terdapat penyakit yang disebut sifilis atau terkenal dengan nama penyakit raja singa. Para pria yang sering lebih mementingkan nafsu tanpa berpikir apapun adalah sasaran mudah dari penyakit ini. Penyakit yang disebabkan bakteri triponema pallidum ini telah menggegerkan dunia karena 63% dari seluruh penderita adalah pria. Kasus-kasus tersebut termasuk hubungan pria dengan perempuan dan pria dengan pria. Oleh karena itu, bagi para pria patut diwaspadai dua kali lipat bahwa sifilis akan mengancam kesehatan anda. dalam pengobatan penyakit sifilis untuk pria memang tidak berbeda denganĀ  wanita secara umumnya.

Berikut ini terangkum bagaimana pengobatan penyakit sifilis untuk pria :

Dalam penyebaran bakteri ini sangat berpengaruh pada cairan yang berada di dalam tubuh. Biasanya saat berhubungan seksual, para pria tertular melalui saluran mulut atau penis yang bersentuhan dengan sumber bakteri bisa dari luar atau dalam (Lubang vagina). Fase-fase yang terjadi pada gejala penyakit ini juga tidak berbeda. Dengan fase primer, sekunder dan tersier sebagai tingkatan gejala penyakit sifilis. Pengobatan penyakit sifilis untuk pria disamakan dengan yang lain karena pola penyebaran dan sifat dari bakteri yang tidak berubah pada umumnya. Pada fase pertama atau primer dalam tubuh pria khususnya bagian kelamin (penis) terdapat luka atau ruam yang tidak terasa sakit atau gatal. Tidak jarang ruam atau luka ini ditemukan di daerah anus, bibir, tenggorokan, jari tangan, ataupun lidah. Ruam atau luka ini jika semakin digaruk akan menjadi luka terbuka dan baru rasa nyeri akan melanda. Cairan yang keluar dari luka terbuka ini sangat menular.

Pengobatan penyakit sifilis untuk pria dari fase ini biasanya diberikan antibiotik guna membunuh bakteri penyebab sifilis. Dalam fase sekunder, gejala yang terlihat pada laki-laki muncul pada 2 minggu hingga 6 bulan setelah gejala primer terjadi. Jeda yang panjang memang membuat penyakit sifilis terlihat menghilang namun tanpa ada perawatan dan pengecekan rutin bisa saja lebih memburuk. Ruam yang berada di daerah yang sering terjangkiti mulai menyebar hingga ke telapak kaki. Beberapa cairan yang keluar semakin banyak dari daerah luka terbuka. Namun gejala-gejala sekunder akan hilang cepa hingga 2-6 minggu lamanya. Pemberian kembali antibiotik dengan dosis yang bertambah dan pengecekan serologi sangat dibutuhkan pengobatan sifilis untuk pria. Fase terakhir adalah fase laten, dimana fase sekunder tidak dirawat atau diobati secara rutin. Fase ini akan memperburuk dari luka-luka terbuka maupun ruam baru. Fase laten bisa menginfeksi anda hinga 2 tahun maksimal. Apabila tanpa ada tindakan cepat dan perawatan rutin maka fase ini berlangsung hingga seumur hidup. Pengobatan yang mungkin dilakukan adalah tetap diberikan antibiotik agar membunuh sisa bakteri penyebab sifilis.

Itulah sekiranya gambaran jelas tentang pengobatan penyakit sifilis untuk pria. Walaupun dalam masa perawatan atau diagnosa awal. Hubungan seksual sangat tidak dianjurkan karena sangat menulari pasangan anda nantinya. Kejujuran dan keterbukaan adalah awal dari pencegahan dan pengobatan penyakit sifilis ini. Semoga informasi di atas menyadarkan anda akan pentingnya menjaga kehidupan seksual sewajarnya. Tetap sehat dan jauhi seks bebas!

INFO DAN PEMESANAN KE HP : 0857 155 857 81 (CALL/SMS/WA)

0851 3040 6868 (CALL/SMS)

PIN BB 7E6C5F4D

Incoming search terms:

  • kondiloma di lidah